Click "view web version" (smartphone)

Pages

Sunday 27 September 2020

6 Perbedaan Hacker dan Cracker yang Wajib Anda Ketahui

Seorang yang suka meretas komputer? Atau seseorang yang hobinya merusak sistem komputer? Ya, secara garis besar memang Hacker adalah seseorang yang hobinya mencari celah untuk menyusup dalam sebuah sistem komputer.

Namun berbeda dengan Cracker, justru yang meretas dan merusak sistem komputer dialah yang disebut dengan Cracker. Begitulah singkatnya mengenai perbedaan Hacker dan Cracker. Tidak hanya sebatas perbedaan itu saja lho. Ternyata, ada juga perbedaan lainnya jika membandingkan antara Hacker dengan Cracker.

1. Definisi Hacker dan Cracker
Hacker
Dari segi definisi antara Hacker dan Cracker pun sudah berbeda. Mari kita bahas mengenai Hacker terlebih dahulu. Lebih banyak orang mengenal dan mendengar istilah Hacker. Dan beberapa orang mungkin berpikir bahwa Hacker adalah seseorang yang hobinya meretas, menyusup, bahkan merusak sistem komputer.

Namun nyatanya, Hacker diartikan sebagai seorang yang hanya menyusup dan juga meretas saja tidak sampai merusak. Menurut informasi yang Kami dapatkan dari EDUCBA, Hacker merupakan seseorang yang memiliki kelebihan dalam mengulik komputer dan juga jaringan komputer.

Sehingga, Hacker cenderung dengan orang yang hanya “penasaran” untuk menyusup ke dalam sebuah sistem komputer. Dinyatakan juga dalam Wikipedia bahwa Hacker tidaklah merusak sistem. Mereka hanya menyusup untuk mengasah kemampuannya dalam meretas komputer beserta jaringannya.

Jadi, sekarang jangan berpikir bahwa Hacker adalah seorang kriminal, ya. Sebab, Hacker hanya menyusup untuk mengembangkan dan meningkatkan skill mereka dalam mencari celah ke dalam sistem atau jaringan komputer.

Cracker
Cracker berasal dari kata Crack yang artinya rusak. Otomatis, jika Anda hubungkan dengan Cracker maka artinya menjadi seseorang yang merusak. Ya, Cracker adalah seseorang yang bukan hanya ingin menyusup atau meretas saja.

Cracker diartikan dengan seseorang yang memiliki kencenderungan untuk merusak sistem atau jaringan komputer yang sudah dia retas. Jadi, Cracker lebih memiliki niat yang negatif jika dibandingkan dengan Hacker. Tak jarang, para Cracker doyan untuk mencomot berbagai informasi rahasia untuk kepentingan yang tidak baik.

Misalnya saja, ada beberapa informasi yang sangat rahasia dan tidak boleh disebarluaskan, namun mereka justru menyebarluaskan informasi tersebut. Dan, para cracker juga tak segan untuk meretas kemanan komputer untuk mencuri atau mengambil software yang berlisensi.

Akhirnya, software yang harusnya didapatkan dengan cara membayar royalti, tapi justru para cracker mengambilnya tanpa membayar royalti. Jadi, aksi Cracker ini bisa dibilang illegal dan bisa dijerat hukuman.

2. Pandangan Orang antara Hacker dan Cracker
Hacker
Seperti yang disebutkan pada bagian definisi bahwa memang Hacker biasanya seseorang yang hanya melakukan penyusupan dan peretasan tanpa merusak sistem dan jaringan komputer. Uniknya, Hacker juga ada yang legal lho. Beberapa instansi ternama di dunia pun memiliki Hacker yang jago untuk sekedar mengamankan sistem komputernya.

Nah, lantas Hacker dikenal sebagai apa? Beberapa orang setuju bahwa Hacker dikenal sebagai seseorang yang membuat atau mengembangkan sesuatu dengan tujuan yang lebih postif jika dibandingkan dengan Crackers.

Pada paragraf sebelumnya juga dijelaskan bahwa Hacker biasanya meretas hanya untuk mengembangkan potensinya dalam bidang sistem dan jaringan komputer. Mereka tidak akan mengambil informasi secara paksa atau merusak sistem yang ada.

Cracker
Jika ada seseorang yang jago dalam meretas dan menyusup di sistem komputer dengan tujuan untuk mengambil informasi tanpa izin, maka itulah yang disebut dengan Cracker. Ya, para Cracker dikenal sebagai perusak sistem juga jaringan komputer yang ada. Tak segan, para Cracker mengambil aksi illegal yang bertentangan dengan hukum.

Jadi, sekarang jelas, ya, bahwa Hacker itu dikenal sebagai pembuat atau pelindung sistem komputer dengan arah yang lebih positif. Sedangkan, Cracker dikenal sebagai seseorang yang suka merusak sistem komputer dan mengarah ke hal-hal negatif serta aksi-aksi illegal.

3. Perbedaan Tingkatan antara Hacker dan Cracker
Hacker
Mengingat Hacker adalah seseorang yang lebih mengarah pada peretasan untuk tujuan positif, maka beberapa orang sepakat bahwa Hacker memiliki tingkatan yang lebih baik jika dibandingkan dengan Cracker.
Selain itu juga, Hacker dianggap lebih pintar dan bijak. Hal itu dikarenakan, Hacker dianggap memiliki kemampuan yang hebat dalam menangani sistem keamanan komputer. Mereka akan terus meretas untuk mengasah kemampuannya tersebut dengan tujuan yang positif.

Bahkan, tak jarang para Hacker turut serta membantu beberapa instansi dalam menangkap penjahat di dunia maya. Wah, sudah seperti di film-film action ya?

Cracker
Berbeda dengan Cracker yang dianggap memiliki tingkatan lebih rendah jika dibandingkan dengan Hacker. Memang tak jarang Cracker memiliki kemampuan yang luar biasa dalam bidang sistem komputer. Namun sayangnya, kemampuannya ini tidak diimbangi dengan hal-hal positif.

Misalnya saja, Cracker lebih suka untuk merusak dan juga mengambil informasi atau software yang bukan wewenangnya. Maka dari itulah, Cracker dianggap memiliki tingkat yang rendah dari Hacker. Namun tak dapat dipungkiri, beberapa Cracker mampu untuk menciptakan software dan tools baru lho.

4. Perbedaan Pandangan Terhadap Keamanan Komputer
Hacker
Hacker dinilai memiliki pandangan yang baik jika dihadapkan suatu permasalahan mengenai keamanan komputer. Mereka cenderung mengembalikan sistem seperti semula dan tidak berusaha untuk merusaknya. Justru mereka meretas untuk memperbaiki sistem keamanan komputer yang rusak.

Bahkan, beberapa Hacker juga akan diminta untuk menganalisis Cracker yang seringkali merusak sisitem keamanan komputer. Jadi, Hacker ini akan meretas jika ada sistem yang corrupted (rusak) dan mereka juga meretas untuk mengasah kemampuannya dalam hacking komputer.

Cracker
Jika Hacker berusaha untuk memperbaiki sistem keamanan komputer, maka berbeda dengan pandangan para Cracker. Mereka justru cenderung ingin meretas dan merusak sistem keamanan komputer yang ada.

Seperti yang dikatakan sebelumnya bahwa aksi mereka illegal, jadi Cracker akan melakukan segala cara untuk merusak bahkan tak segan mencuri beragam informasi dari sistem komputer. Cracker tidak akan mengembalikan sistem keamanan komputer yang rusak.

5. Pengetahuan Tentang Komputer
Hacker
Bisa dikatakan Hacker akan selalu haus dalam pengetahuan mengenai komputer. Mereka akan selalu menjadi orang yang pertama dalam mempelajari hal baru mengenai bahasa komputer seperti C, C++, HTML dan lainnya.

Beberapa Hacker senang untuk mempelajari hal baru mengenai peretasan. Mereka berpikir bahwa dengan mempelajari peretasan yang baru maka mereka bisa mengasah kemampuannya untuk mengamankan sistem komputer yang ada.

Cracker
Sedangkan bagi para Cracker, mereka lebih cenderung memiliki pikiran negatif dimana mereka mempelajari hal baru untuk merusak sistem komputer. Sekali lagi, aksi Cracker illegal, sehingga Cracker akan menghalalkan segala cara untuk dapat meretas sistem komputer yang menjadi target para Cracker.

6. Tujuan yang Berbeda
Hacker
Dari segi definisinya mungkin Anda sudah bisa menebak apa tujuan para Hacker. Ya, tujuan mereka memang mengarah kepada hal yang positif. Para Hacker memiliki tujuan dimana mereka akan memperbaiki sistem komputer.

Jadi, mereka akan meluruskan dan bahkan mengamankan dari hal-hal negatif yang mungkin terjadi dalam sebuah sistem komputer. Mereka tak segan untuk membuat sistem keamanan lebih terjaga dari tangan nakal para Cracker.

Cracker
Jika ada orang yang meretas komputer dengan tujuan mencuri informasi, data, foto, atau hal jahat lainnya, maka bisa dipastikan ia adalah seorang Cracker. Para Cracker cenderung memiliki niat yang negatif, seperti merusak dan mencuri. Bahkan mereka tidak akan peduli bahwa perbuatannya illegal dan melanggar hukum.

Sumber:
carisinyal.com